BUMIKAN AL- QUR'AN, CIPTAKAN AKHLAKQUL KARIMAH BAGI GENERASI MUSIM DI SUMBA TIMUR
BUMIKAN AL-QUR'AN, CIPTAKAN AKHLAKQUL KARIMAH BAGI GENERASI MUSIM DI SUMBA TIMUR
Di aula kantor kemenag kabupaten Sumba Timur diadakan rapat LPTQ kabupaten Sumba Timur, pada hari sabtu, 22 Januari 2022. Rapat berlangsung alot itu di hadiri oleh pengurus dan anggota LPTQ, para ta'mir masjid, para kepala sekolah, serta para pembina TPA/ TPQ dengan agendanya adalah pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten Sumba Timur tahun 2022.
Dalam suasana nyaman dan teduh karena diliputi mendung itu rapat LPTQ dibuka oleh pemanduan jalanya rapat Bapak Ruslim, M. Pd. Beliau terkenal sangat cekatan dan siap dalam menangani masalah. Begitu ada masalah dengan mudah dan mampu mencari solusinya. Ternyata beliau mempunyai kiat khusus dalam menangani suatu pekerjaan. " Pelajari dan pahami aturannya. Dan ingat setiap aturan ada kebijakan internnya. " Demikian ujarnya ketika ditemui di halaman kantornya sebelum digelar rapat tersebut.
Menurut beliau ketika aturan sudah menemui jalan buntu makan lakukanlah pendekatan secara humanis. Karena jika hati ketemu hati makan lahirlah kebijakan. Inilah tips yang diberikan olah beliau yang memiliki asam garamnya dalam menata kabupaten Alor pujaan untuk selalu terdepan dalam setiap perhelatan dalam ajang lomba MTQ.
Di samping itu selalu berkontribusi dan bekerjasama dengan bidang pendidikan sehingga mampu membangun madrasah- madrasah yang kini menjadi percontohan.
Waktu terus berputar tak ada yang mampu menghentikannya kecuali sang pemberi waktu. Tampaknya pak Ruslim mulai membuka acara dengan mengucapkan syukur dan do'a. Memohon perlindungan Allah SWT agar acara berlangsung aman sembari menyilakan ketua LPTQ untuk menjelaskan tujuan utama rapat sesuai yang diagendakan.
"Silahkan menentukan pilihan, apakah MTQ dilaksanakan pada bulan Maret atau bulan April 2022? " Pertanyaan pembukaan yang dilontarkan kepada hadirin oleh ketua LPTQ.
Dari pertanyaan itu maka berbagai tanggapan dari peserta rapat. Dan pada akhirnya jatuh pilihannya pada tanggal 18-22 bulan Maret 2022. Dengan alasannya para peserta dan pembina masih mempunyai target waktu untuk melakukan latihan sebelum berangkat ke tingkat provinsi. "Jika sesuatu dilaksanakan dengan tergesa-gesa itu pasti hasilnya kurang maksimal", ujar bapak Drs. Suaeb saat memberikan tanggapan tersebut.
Detik demi detik sudah terlewatkan. Agenda berikutnya adalah penentuan lokasi dan pembagian tugas. Dan lokasi yang menjadi pilihan tahun ini adalah masjid AtTakwa Kamalaputi. Terlihat ketua ta'mirnya pak Rudin Endi menerimanya dengan tangan terbuka. Alhamdulillah.
Dalam pelaksanaan MTQ, MTsN Sumba Timur dipercayakan untuk bermain drum Bend dengan grupnya Gita Muhibbah pimpinan ibu Kamila pada saat pembukaan. Tampaknya bapak Mustamal kamad MTsN Sumba Timur sangat senang menerima tugas itu dengan senyuman dan saking antusiasnya usai shalat dzuhur berjama'ah di masallah di MTsN, secepatnya mengajak guru-guru untuk rapat pembagian tugas agar segera menyiapkan peralatan dan peserta baik itu drum band juga para peserta pada mata lomba lainya.
"Prinsipnya bahwa ketika kita dipercayai makan laksanakanlah dengan penuh rasa tanggung jawab" Tutur beliau dalam rapat tersebut. Hasil rapatnya adalah semua kegiatan pembinaan difokuskan pada hari sabtu. Semoga para pembina dari LPTQ bisa hadir memantaunya pada hari yang dijadwalkan itu.
Selanjutnya lagu mars MTQ dipersembahkan oleh gabungan dari guru-guru madrasah, SD, SMP, dan SMA. Dengan penanggung jawabannya adalah pak Rustam kepala sekolah SMS Muhammadiyah Waingapu
Tak kalah Pentingnya pengibaran bendera merah putih dan bendera MTQ oleh MAS Waingapu pada pembukaannya. Hal ini disambut baik oleh pak Ayatullah selaku kamad MAS Waingapu yang turut hadir pada saat itu.
"Yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan adalah syarat-syarat peserta harus memiliki kriteria dari masing-masing golongan ", tegas pak Samsudin Pasoa selalu ketua LPTQ Sumba Timur. Dalam arahan selanjutnya. Peserta golongan Kanak-kanan umurnya maksimal 12 tahun 11 bulan dan 29 hari. Dari golongan remaja maksimal 24 tahun 11 bulan dan 29 hari. Sedangkan dari golongan dewasa maksimal 40 tahun 11 bulan dan 29 hari. Sebagai informasi tambahan untuk cabang Syahril Qur'an dengan tema antara lain:
1.Memperkuat Spiritual Menuju Indonesia Tangguh
2. Merawat kerukunan umat beragama dalm
bingkai kebinekaan.
3. Konsep Pendidikan karakter berbasis Al-Quran ber
4.Nilai- nilai pancasila dan nilai-nilai Agama
5.Implementaai Moderasi beragama dalm seluruh sendiri kehidupan
6 pengelolaan zakat produktif dan cash Wakaf sebagai penguatan kesejahteraan Ummat
7. Dakwah di Era Digital
8. Konsep Al-Qur'an dalam menyikapi hoax
9.Penguatan ketahanan keluarga di era paska pandemi covid-19
Harapan dari Bendahara LPTQ bunda Pohan agar segera membuat jadwal bimbingan sekaligus anggaran kebutuhan masing-masing cabang.
Pada akhirnya rapat ditutup dengan penyampaian kesimpulan rapat rapat hari ini. Marilah kita dengan ikhlas kita bumikan Al-Qur'an di bumi mata Wai amahu, panda jara hamu untuk membentuk generasi yang cinta Qur'an sehingga tercipta akhlakul karimah sesuai dengan akhlak Baginda Rasulullah SAW. Wassalam ( vitriah).
Komentar
Posting Komentar