Pengalaman Pertama di Kelas Belajar Menulis 24
PENGALAMAN PERTAMA DI KELAS BELAJAR MENULIS 24
Sahabat jauhku, ternyata pesan lisan dari sang
guru kita pak Wijaya Kusuma yang sedang dalam proses meraih gelar doktor yang
biasa di sapa Om Jay ini , berisi: “jika ingin berhasil dalam menulis maka
hendaklah kita menyiapkan waktu yang istimewa untuk menulis karena betapa
berharganya waktu”. Detik demi detik dia berjalan tanpa henti. Kecuali hanya
sang pemberi waktu yang mampu menahannya. “Selain itu kita harus fokus,” untuk
menuangkn ide-ide kreatif tentang berbagai peristiwa menarik yang terjadi
disekitar kita, begitu banyak isu-isu yang perlu dipecahkan bersama serta
betapa banyaknya problematik yang harus diatasi lewat tulisan. Baik dari jenis
fiksi dan juga non fiksi, karena menyadari fungsi utama sebuah tulisan adalah
sebagai alat komunikasi secara tidak langsung. Untuk itu “mulailah menulis dan tetap konsisten dalam menulis
insya Allah ide- ide cemerlang akan hadir menyapamu.”
Meskipun lewat live srtiming begabung
dalam kelas belajar menulis gelombang 23/24 ini, namun betapa bahagianya malam
ini karena dapat menyimak isi pesan dari narasumber hebat pak Brian Prasetiyo.
Dalam arahannya bahwa “ menjadi seorang penulis pemula harus mempunyai komitmen
yang jelas dan harus terus menerus dipacu bahkan dipaksakan sehngga mencapai
tujuan akhir dari pertemuan mala m ini adalahkita dapat menulis secara
konsisten dan mampu menerbitkan tulisannya sesuai harapan.
Sahabat pegiat literasi di mana pun
berada. Ada pun formasi kelas belajar menulis gelombang ke 23/ 24 ini targetnya
adalah 20 kali pertemuan peserta sudah bisa menghasilkan 1 tulisan solo. Jadwal
pertemuannya sebagai berikut hari Senin, Rabu dan Jum’ad malam dalam sepekan. Para
peserta harus mengikuti/ menyimak materi dari narasumber dan wajib membuat
resume tentang materi dan pengalaman pribadi terhadap materi yang di dapat.
Jadi kita benar-benar dituntut bahkan dipaksa untuk tahu tentang ilmu menulis
sekaligus trampil menulis dalam menuangkan ide-ide dan pengalaman batin dalam
bentuk resume.
Alhamdulillah di luar kesadaran kita
dapat memiliki 3 kemampuan yaitu penetahuan, keterampilan, dan sikap konsisten dalam belajar di kelas belajar menulis gelombang 23/24. Masya
Allah. Inilah elemen yang memikat hatiku untuk terus tekun bersama para pegiat
literasi nusantara dan terus terpacu semangatku setelah membaca kalimat bijak
yang tercantum dalam sertifikat sebagai penulis Kidung Cinta Sahabat antologi
cerpen “ semoga dengan adanya penghrgaan ini dapat memacu semangat penulis
untuk terus berkarya.”
Terimakasih atas motivasinya hari ini. Melalui media digital kita bisa berbagi
ilmu dan pengalaman. Semoga tetap istikomah dalam belaja menulis resume sebagai
latihan mengulang materiyang didapat dari narasumber. Hafal jalan karena sering
ditapak, hafal kaji krena diulang. Sesuatu yang diulang-ulang menunjukkan
betapa penting dalam hidup ini. Guru harus bisa menulis maka peserta didiknya
jadi sastrawan dan ilmuwan terpandang (
Rhunald Kasali- Rumah Perubahan).
Selamat berliterai dengan mengawali
kegiatan dengan menyimak ilmunya dan menuangkan ide-ide kreatif dan pengalaman
pribadi tentangmateri dari narasumber dalam bentuk resume.
Waingapu,
16 Januari 2022 . Ahad pagi
MANTAP BU vITRIAH. RALAT ADA TYPO. LIVE STREAMING , bukan like. Ulasan yang fresh, mengalir dan mantap
BalasHapusTerimakasih banyak atas koreksinya salam santun dr NTT
BalasHapus