RESUME MENGATASI WRITER’S BLOK
PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI
Pertemuan Ke-8, Gelombang 23 dan
24
Rabu, 2 Februari 2022
RESUME MENGATASI WRITER’S BLOK
Narasumber : Ditta WIdyaUtami, S.Pd
Moderator : Widya Setianingsih
Alhamdulillah
malam ini bersama narasumber yang luar biasa. Segudang karya yang dihasilkan
oleh penulis muda yang berkelahiran 1990 ini. Guru muda yang cantik, gesit, dan
humoris ini biasa di sapa bu Ditta Widya . dengan ditemani oleh Bu Widya jadi
deh Widya- Widya. Kedua sahabat hebat ini
ingin beragi tentang bagaimana mengatasi WB. Mereka hadir bagai dokter membawa
resep untuk menghindari virus WB, agar kita dapat menulis dengan lancer.
Pengertian
Writer’s Block
Writer’s Block
adalah keadaan saat penulis kehilangan kemampuan menulis atau tidak menemukan
gagasan baru untuk tulisannya( Wikipedia )
mungkin kita
pernah mengalami ketika kita tiba-tiba saja kehilangan ide menulis. Ini adalah
gejala yang harus kita waspada.WB bisa menyerang penulis mana saja baik penulis
pemula atau professional. WB tidak disebabkan oleh masalah komitmen dan
kompetensi penulis.
Gejala-gejala
Writer’s Block
Sebagai penulis
wajib mngenali diri kita dan gejala-gejala WB
yang menyerang kita. Adapun tanda-tanda virus WB antara lain :
1.
Penulis tidak vokus
2.
Tidak ada inspirasi menulis
3.
Menulis lebih lambat dari biasanya
4.
Merasa stres dan frustrasi untuk menulis
Cara Mengatasi
WB
Bila
tanda-tanda ini terjadi pada diri kita maka sebaiknya kita segera sadar untuk
mengatasinya. Betapa tidak virus WB ini bisa dengan muda menyerang dalam
hitungan detik, menit, jam, hari, minggu dan, bulan, bahkan tahunan. Untuk
mengetahui cepat atau lambatnya kondisi WB tergantung pda diri penulis. Hanya
penulislah yang dapat mengetahui kedaan didrinya.
Cara
sederhana untuk mengatasi penyebap WB
antara lain;
1.
Terus berlatih dan belajar agar mampu menulis
dengan lancar
2.
Beristirahat sejenak dengan melakukan hal- hal yang digemari seperti refresing
3.
“Hindari terlalu perfeksionis kaena akan
menghilangkan kreativitas “
4.
“Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang
terjadi. Tulisanmu akan menemukan takdirnya (pada pembaca)”
Demikianlah
materi yang disampaikan oleh narasumber kita malam ini sebagai nutrisi untuk
mengisi dan menyiapkan kalbu kita. Kalbu yang tetap siap dan peka dalam
mengenali gejala-gejala WB. Jika kita tersentuh tanda-tanda WB tersebut
segeralah untuk mengatasinya. Karena tindakan mencegah itu lebih baik dari pada
mengobati. Berlatihlah dengan tekun dalam menuangkan idemu dalam tulisan. Tetap
mengharapkan ridha Allah semata karena semua kesempurnaan itu hanyalah milik
Allah SWT. Semoga dimudahkan langkh dan lisan kita dalam tutur dan sikap kita.
Sebait pantun
untukmu sahabat pegiat literasi :
Satu dua tiga dan
empat
Bila dijumlah
jadi sepuluh
Kenali WI dengan
tepat
Cegah WI penuh
sungguh
Salam literasi dari dataran Sumba Timur-NTT
Waingapu, 3
Februari 2022
Vitriah
Semangat terus menulis,lengkap resumenya👍
BalasHapusTetap semangat walau lambat
HapusPenutup yang manis bin. Resum yg inspiratif informatif
BalasHapusAamiin Allahumma Aamiin
HapusSingkat dan padat
BalasHapusNaik bus ke terminal
Supirnya pakai dasi
Salam kenal
Dan salam literasi
Keren salam literasi
HapusMantap Bunda lengkap resumenya ,Semangat
BalasHapusResume yang berisi dan dihiasi oleh pantun juga bu..
BalasHapusDitunggu kritik dan saran nya bun
https://yandrinovitasari.blogspot.com/2022/02/fenomena-writers-block-bagi-penulis.html?m=1
Terimakasih uda mampir tetap semangat
Hapus