UJIAN HIDUP ADALAH BUKTI CINTA DAN KASIH SAYANG ALLAH SWT
UJIAN HIDUP ADALAH BUKTI CINTA DAN KASIH SAYANG ALLAH SWT
"Menulislah setiap hari dan rasakanlah manfaatnya” ( Omjay )l
“ Diuji untuk dikuatkan, angin itu tidak berhembus untuk
menggoyangkan pepohonan, melainkan untuk mengujip akarnya.” ( Ustad Taum Puli
Mahing, MA0 )
Di kelembutan pagi hari ini,
hadir pesan ispiratif dari ustadz hebat yang tergabung dalam WAG Tite Hena.
Beliau merupakan da’I berlevel nasional yang terpercaya dalam melasanakan
dakwahnya dalam berbagai sikon di tengah kota sampi ke sudut- sudut kota. Pesan
paginya berisi kita diuji untuk dikuatkan dan istiqomah dalam iman dan
keislaman kita, yang hadir sebagai rahmatan lil ‘alamiin.
Pesan tersebut ditujukan kepada manusia
sebagai makhluk Allah yang dipercayakan sebagai mandataris Allah di muka bumi
ini. Dengan memiliki segala kelebihan yang ada pada dirinya yakni akal
pikirannya. Hanya dengan akallah manusia
mampu membedakan mana yang haq dan mana yang bathil. Dengan menyadari
tujuan utama dari penciptaan manusia adalah untuk mengabdi kepda Allah SWT semata.
Sebagai mana firman Allah yang artinya :
“ Dan ku jadikan jin dan manusia hanyalah semata- mata untuk mengabdi
kepada-KU.” Dalam pengabdian seseorang hamba itu ternyata masih diuji tentang
proses pengabdiannya yang tulus kapada Allah SWT.
A. Ujian
Hidup Manusia
Dalam setiap musibah dan kebaikan
yang menimpa setiap insan yang beriman merupakan ujian dari Allah SWT. Sesuai
dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surah Al- anbiya ayat : 35 yang artinya :
“ setiap jiwa pasti akan mati.
Dan kami uji kalian dengan keburukan maupun
kebaikan sebagai cobaan. Kepada Kamilah kalian kembali.”
Setiap ujian baik berupa
keburukan maupun kebaikan sejatinya adalah meningkatkan derajatnya disisi Allah
SWT. Semua ujian dan cobaan diberikan justru menunjukkan adanya rasa kasih
sayang dari Allah kepada hambanya yang beriman. Di mana semakin tinggi
tingkat keimanan sesorang maka akan
bertamba berat pula ujian dan cobaan yang akan dihadapinya. Para nabi sekali
pun menghadapi banyak ujian hidup dalam mengemban risalah Allah namun mereka
menghdapinya dengan lapang dada dan optimis.
Contoh ujian dalam bentuk yang
tidak menyenangkan terjadi pada diri manusia adalah:
~ Ia hadir dari keluarga yang
serba kekurangan kebutuhan hidup sehingga dalam hidupnya ia berusaha keras
untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
~
memiliki paras wajah yang kurang cantik
dan tidak menarik.
~ Memiliki cacat tubuh yang susah
diobati.
~ memiliki pekerjaan yang
menguras tenaga namun penghasilannya sangat kecil.
B. Mengapa
Allah menguji manusia ?
Manusia diberikan cobaan atau
ujian hidup oleh Allah SWT kepada hambanya, karena Allah sangat mencintainya.
Dengan cara menguji akan meningkatkan derajat orang yang bersabar dalam menjalani coban yang
Allah berikan. Hal ini berdasarkan hadits : “ Apabila Allah mencintai suatu
kaum, Dia akan menguji mereka.” Ini sebagai bukti bahwa setiap ujian yang
manusia terima merupakan wujud kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya.
Dalam kesempatan ini Allah SWT
akan meninggikan derajat orang yang bersabar dalam menjalankan cobaan yang
Allah berikan sesuai dengan Firman Allah
:
“ Dan sungguh Aku akan menguji
mereka dengan sedikit rasa takut, rasa lapar, kekurangan harta, jiwa, dan
buah-buhan. Maka berikanlah kabar gembira bagi orang yang sabar.” (Q.S.Al-
Baqarah: 155 )
Disamping itu Rasulullah
mengisyaratkan dalam haditsnya bahwa: “
Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, maka Dia menyegerakan hukuman
di dunia. Jika Allah menghendaki keburukan bagi hamba-Nya, maka Dia menahan hukuman
kesalahannya sampai disempurnakan pada hari kiamat ( HR Imam Ahmad, Hakim,
Ath-Thuraini, dan Baihaqi)
C. Bagaimana
Menghadapi Ujian Hidup ?
Cara-cara untuk menghadapi ujian hidup
antara lain :
~ Masalah itu pasti hadir untuk itu memmerlukan kesabaran dalam menghadapi masalah tersebut.
2. Teruslah
berpikir positif dan jangan pernah berpikir terkait hal-hal buruk yang bakal terjadi dalam
hidup.
3. Jika ingin mengeluh maka ekspresiknlah keluhaan tentang keadaan yang ada. Karena hal itu akan menjadikannya lebih baik ketimbang memendam rasa.
Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa :
a. Jika kita mendapat ujian dalam hidup maka janganlah menyerah karena Allah tidak akan menguji seorang hamba di luar kemampuannya, Q.S. Al-Baqarah : 285
b. Contohilah kisah perjalanan Rasulullah, bahwa rasul itu tauladan bagi ummat. Diberikan amanah yang berat namun sejak kecil selalau diuji,menjadi yatim piatu, ditinggal sang kekasih, dan masih banyak ujian lain namun dihadapi dengan lapang dan penuh optimis. Demikialah pesan inspiratif hari ini. Semoga bermanfaat.
Waingapu, 25 Maret 2022
Ina Vitriah

Setiap ujian yang Allah berikan pasti ada hikmah yg kita petik . percayalah selalu ada mentari dibalik awan hitam
BalasHapusSubhanallah makasih bun
BalasHapusKeren bunda, lanjutkan 👍👍👍👍
BalasHapusTerimakasih Cing Ato semangat dan Salam literasi
BalasHapusTerima kasih kk .saya yakin setiap yg datang menimpaku baik yg senang atau tidak,saya yakin tidak ada yg kebetulan.pasti Allah yg mengirimnya.
BalasHapusIya benar lee
BalasHapus